Minggu, 25 September 2011

Logo Qatar Foundation di Jersey Barca, Setuju atau Tidak?

CULES BARCA - Mantan Presiden Barcelona Joan Laporta tak ingin menghadiri voting majelis pada akhir pekan ini untuk menentukan kesepakatan menguntungkan berdurasi lima tahun atas pemasangan iklan Qatar Foundation di jersey Barca. Laporta menyatakan ketisaksetujuannya dengan mengatakan logo itu lebih membuat Barca nampak seperti tim nasional Qatar.

Anggota dewan Barcelona dapat membatalkan kontrak bernilai 230 dolar Amerika (sekitar Rp 2 triliun) melalui voting pada Sabtu akhir pekan ini. Pemasangan iklan di jersey Barcelona ini adalah kali pertama sepanjang 112 tahun sejarah FC Barcelona. Sebelumnya, Barca adalah satu-satunya tim di Eropa yang konsisten tak mau jersey-nya dikotori dengan iklan. Legenda Barca Johan Cruyff juga mengkritik hal ini sebagai "pengkhianatan".

President Barcelona saat ini Sandro Rosell bersikeras bahwa Barca membutuhkan uang untuk bisa tetap bertahan di level tertinggi dengan 12 trofi dalam rentang tiga tahun terakhir.

"Tim kita nampak seperti tim nasional Qatar sekarang. Pernyataan bahwa kerjasama itu harus dilakukan karena kita kekurangan uang adalah suatu kebohongan," kata Laporta kepada Associated Press.

"Mereka mengatakan bahwa Barcelona sedang terpuruk secara ekonomi, tetapi semua tanda-tanda yang nampak menunjukkan bahwa klub berada dalam performa terbaik dalam hal pencapaian gelar dan ekonomi. Mereka harus menjelaskan kontrak dengan Qatar ini secara lengkap karena mereka telah menjual kaus (Barca) "hanya untuk empat cent"."

Laporta dan Rosell sebelumnya sudah sering saling berbantah. Rosell menuduh Laporta menyalahgunakan keuangan klub dan tak melaporkan utang-utang klub. Sementara Laporta mengatakan Rossel senang memfitnahnya untuk mendapatkan "pencitraan yang baik" dari pencapaian Laporta dalam rentang waktu 2003-2010.

"Saya berharap anggota dewan Barcelona memikirkan klub dan menyadari bahwa klub membutuhkan uang untuk mengontrak pemain dan menjalankan program," kata Rossel. "Jika kami tak mendapatkan uang ini. Kami tak tahu apa yang harus kami lakukan berikutnya. Kami akan menemukan cara lain, tetapi ini akan tetap menjadi suatu pukulan (untuk klub)," tambahnya.

Pendapatan Barcelona melonjak dari 166 juta dolar AS menjadi 650 juta dolar AS di akhir kepemimpinan Laporta. Ini membuat Barca menjadi klub dengan pendapatan terbesar setelah Real Madrid.

"Bagaimana mungkin Anda dapat membeli Cesc dan Alexis jika Anda tak punya uang?" kata Laporta, yang membuat surat terbuka untuk mengkritik tuduhan kebohongan pada dirinya.  "Segala sesuatu berjalan dengan baik karena kami melakukan pekerjaan dengan baik selama tujuh tahun," ujarnya.

Tak seperti klub-klub hebat di Eropa lainnya, Barca selalu menolak untuk memasang iklan di kausnya. Barca justru menyumbang 2 juta dolar AS untuk pemasangan logo UNICEF yang dimulai di masa kepemimpinan Laporta pada 2006. Logo UNICEF, yang merupakan logo pertama yang ditampilkan di kaus bagian depan, kini berada di bagian belakang, tersingkir oleh Logo Qatar Foundation.

Ribuan pendukung Barcelona telah mengeluarkan petisi yang meminta supaya logo Qatar Foundation dihilangkan dari semua hal yang berkaitan dengan Barca.

"Dengan menjual kaus, ini menunjukkan bahwa kita tidak kreatif (untuk mencari pendanaan)," kata Cruyff. 

Tetapi, sementara Cruyff dan Laporta menentang hal ini. Pelatih Barca Guardiola mendukung keputusan Rosell.

"Klub dulu memilih untuk tetap mengosongkan kaus jersey (dari iklan) tetapi masa ini berbeda dengan masa-masa mereka dulu," kata Guardiola, yang juga adalah ambasador Qatar untuk pencalonan tuan rumah piala dunia 2022 Qatar. "Saya pernah tinggal di sana dan mereka memperlakukan saya dengan fenomenal. Qatar adalah negara yang paling terbuka di timur tengah. Jika tidak, mereka tak akan mungkin mendapat kepercayaan menyelenggarakan piala dunia (Piala Dunia 2022 diputuskan FIFA diselenggarakan di Qatar)."

Lebih dari 173 ribu anggota dewan Barcelona punya hak untuk memilih apakah meneruskan kontrak dengan Qatar Foundation, ataukah menolak. Bagaimana dengan kamu cules, jika kami adalah salah satu anggota dewan Barcelona, setujukah kamu dengan pemasangan logo Qatar Foundation di jersey Barcelona saat ini? (culesbarca.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar