Selasa, 13 September 2011

Preview FC Barcelona vs AC Milan: Sejarah Pertandingan Klasik Dua Tim



CULES BARCA - FC Barcelona dan AC Milan punya beberapa kesamaan: Dua tim ini sama-sama menonjol di era akhir 1980-an dan awal 1990-an dengan memenangkan gelar domestik, pemain kedua tim juga sama-sama memenangkan enam gelar Ballon d'Or, dan punya beberapa pemain yang membela kedua klub seperti Ronaldo, Ronaldinho dan Zlatan Ibrahimovic.
 

Kini keduanya berada di group yang sama dalam Liga Champions musim 2011/2012. Malam ini dua raksasa Eropa itu akan bertemu, giliran pertama di Camp Nou. Berikut ini sejarah pertarungan klasik kedua tim di Liga Champions.



AC Milan 4-0 FC Barcelona
Final Liga Champions 1993-1994, Olympic Stadium, Athens



Sebuah pertarungan klasik terhebat dalam sejarah Liga Champions. Dua raksasa ini bertemu dalam Final Liga Champions musim 1993/1994 untuk menentukan siapa yang terbaik di antara mereka.

Baik Milan dan Barcelona sedang alam performa terbaik mereka. Milan memenangkan tiga kali gelar liga domestik berturut dan Barcelona empat kali gelar La Liga berturut-turut. Barcelona dengan Johan Cruyff-nya dan Romario lebih difavoritkan untuk memenangkan laga ini, terutama karena Milan kehilangan beberapa pemain kunci seperti Marco van Basten, Franco Baresi, Alessandro Costacurta dan Brian Laudrup.

Tapi taktik jenius dari Fabio Capello berhasil seiring dua gol Daniele Massaro di babak pertama. AC Milan memainkan umpan-umpan pendek melalui Roberto Dona-Doni dan Desailly untuk meredam kedahsyatan lini tengah Barcelona.

Dejan Savicevic dan Marcel Desailly melengkapi pesta kemenangan AC Milan atas "Dream Team" Barcelona. Blaugrana benar-benar luluh lantak malam itu. Lihat VIDEO PERTANDINGAN


AC Milan 3-3 Barcelona
Penyisihan Group H Liga Champions 2000-2001, San Siro




Sama seperti musim ini, kedua tim juga berada di Group H pada Liga Champions musim 2000/2001. Enam gol yang tercipta diawali dari Rivaldo sebelum keduian Demetrio Albertini - yang merupakan bagian dari skuad 1994 yang mengalahkan Barcelona- menyamakan kedudukan dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Rivaldo lagi-lagi menyamakan keadaan menjadi 2-2, tetapi Jose Mari membuat semuanya menjadi buyar bagi Barcelona atas golnya, 3-2 untuk AC Milan.

Rivaldo mencetak hat-trick untuk menyelamatkan Barcelona dari kekalahan 3-3. Tapi, hasil itu tetap tidak cukup bagi Barcelona untuk lolos dari group H karena masih berada di bawah AC Milan dan Leeds United. Lihat VIDEO PERTANDINGAN



Barcelona 2-1 AC Milan
Penyisihan Group Liga Champions 2004-2005 Champions League, Camp Nou


AC Milan mengawali laga dengan baik lewat gol Andriy Shevchenko di menit 17 setelah seblumnya mendominasi laga.

Barcelona menyamakan kedudukan setelah Cafu bertabrakan dengan Ronaldinho dan kemudian keluar dari lapangan untuk mendapatkan perawatan. Wasit mengizinkan tendangan bebas cepat dan kemudian Eto'o memanfaatkan situasi dengan melesakkan gol lewat umpan manis dari Xavi.

Ronaldinho membuat gol indah yang membawa Barcelona menang pertama kalinya atas AC Milan setelah kemenangan terakhir mereka pada 1959. VIDEO PERTANDINGAN




AC Milan 0-1 Barcelona
Semi Final Liga Champions 2005-2006, San Siro




AC Milan memasuki lapangan di San Siro dengan membusungkan dada karena sejarah berpihak pada mereka; tak sekalipun pernah kalah di partai semifinal Liga Champions!

Raja Italia ini seolah akan membuka skor tetapi tendangan keras Alberto Gilardino di mulut gawang masih membentur mistar.

Ronaldinho, yang kala itu seperti 'Dewa Bola' membawa Barcelona lagi-lagi unggul. Umpan manisnya kepada Ludovic Giuly berhasil dituntaskan ke gawang Milan di menit 57. VIDEO PERTANDINGAN

Gol Giuly menjadi satu-satunya pembeda antara kedua tim ini. Sebelumnya di Camp Nou, kedua tim bermain imbang tanpa gol. Di Perancis, pada partai Final Liga Champions, FC Barcelona berhasil mengalahkan Arsenal setelah terlebih dulu ketinggalan. Gol kemenangan Barcelona di final dicetak oleh Eto'o dan Belleti. (espn.com/culesbarca.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar