Minggu, 18 September 2011

Review Barcelona vs Ossasuna: Rating Pemain

CULES BARCA - Barcelona kembali ke jalurnya setelah dua pertandingan seri berturut-turut. Memasuki pekan ketiga La Liga, El Barca tanpa ampun menghancurkan Ossasuna delapan gol tanpa balas. Menarik bahwa cidera Iniesta dan Sanchez tidak banyak mempengaruhi performa tim. Fabregas justru makin terdorong untuk tampil baik dengan absennya Iniesta.


Victor Valdés – 7


Sulit untuk menilai permainan Valdes karena ia tidak benar-benar diuji di pertandingan kali ini. Tak ada penyelamatan berarti akibat dari tendangan membahayakan ke arah gawang. Pun demikian, Valdes memainkan permainan standar dengan passing-passing dekat di kotak penalti. Satu hal yang tak bisa dilakukan kiper manapun di dunia. Tetapi selebihnya, Valdes adalah penonton Super VVIP di Camp Nou.

Éric Abidal – 8


Cuma satu kali membuat kesalahan di belakang di menit-menit awal permainan. Selebihnya, sulit untuk menembus pemain asal Perancis ini. Badannya kuat dan langkah kakinya cepat. Tidak mau kalah dengan Alves di kanan dengan sesekali membantu serangan. Hasilnya, satu assist untuk Villa dan satu shot yang membentur mistar gawang.

Carles Puyol – 8.5


Langsung nyetel dengan permainan kendati berbulan-bulan harus menjalani pemulihan akibat cedera dan operasi. Dia membuat 10 pemain Barca lainnya merasa nyaman bermain. Ya, Puyol adalah jaminan pasti lini belakang yang solid. Gerakannya efektif sekaligus kuat. Kepemimpinannya di lapangan sangat menonjol.

Javier Mascherano – 8

Tak banyak yang dilakukannya kecuali menggantikan posisi Alves dengan sangat baik. Membuat para pemain Ossasuna stress di depan. Macherano kuat dan tak kenal kompromi.

Daniel Alves – 9


Semua boleh menilai dia sebagai bek, gelandang kanan, atau bahkan penyerang. Alves membobardir pertahanan Ossasuna dari sisi kanan. Bersama Messi dan Fabregas, Alves bermain gemilang dan membuat satu assist untuk membuka keran gol Barcelona. Berkali-kali membuat umpan silang gemilang yang sangat akurat ke Messi. Pemain ini lincah layaknya striker.

Sergio Busquets – 8


Kembali ke posisi aslinya dan melakukan tugasnya dengan baik. Mampu membaca permainan dengan sangat baik dan membantu pertahanan di belakang yang hanya menyisakan tiga bek karena Alves sedang bermain-main di depan. Dia menunjukkan mengapa dia layak diperhitungkan sebagai gelandang bertahan terbaik di dunia.

Xavi Hernandez –9,5

Berkelas. Permainan efektif dan arsitek permainan. Gerakannya seolah seperti dia tahu apa yang akan terjadi beberapa detik di depan. Satu gol yang dibuatnya melengkapi permainan gemilang Xavi.

Thiago Alcantara – 7

Mungkin menjadi pemain starting eleven yang paling kurang menonjol. Pun demikian, dia membuat satu umpan sempurna ke Fabregas yang berujung gol kedua Barcelona. Permainannya mulai hidup ketika Xavi ditarik keluar lapangan. Thiago butuh jam terbang lagi.

Cesc Fabregas – 9,5

Seperti Xavi, sempurna! Cesc membuktikan dia mampu menjadi pengganti Iniesta, bahkan mungkin lebih baik dengan gayanya sendiri. Satu gol dan tiga assist dalam satu pertandingan adalah pencapaian Cesc terbaik semenjak berseragam biru merah. Fabregas tampak sangat menikmati permainan dan makin baik hari demi hari. Kerjasamanya dengan Messi kian padu.

David Villa – 8.5

Seharusnya bisa membuat hat-trick sebagai pengganti own goal dari Ossasuna, tapi secara umum penampilannya sangat bagus dengan positioning yang tepat. Villa mulai menemukan ketajamannya lagi, kendati beberapa kali harus kehilangan bola. Masih ada beberapa gerakan yang tak efektif.

Lionel Messi – 10

Tak perlu banyak dikomentari. Pemain dari planet krypton ini menjadi man of the match pada game kali ini. Membuat tiga gol dan dua assist untuk mengantarkan Barca meraih maksimal 3 point. Kecepatannya dua level di atas rata-rata pemain. Messi telah mencetak 9 gol dan 7 assists di 7 pertandingan musim ini. Bersama pemai Valencia Roberto Soldado, Messi menjadi top skor sementara La Liga (5 gol).

Substitutions:

Adriano Correia – 7

Kadang bermain di kiri dan di kanan. Permainannya tak menonjol tapi cukup bagus sesuai standar.

Ibrahim Afellay – 6

Menggantikan Xavi di babak kedua. Sayang, mungkin Ibrahim adalah yang terburuk penampilannya. Kecepatannya banyak berkurang seusai cedera. Butuh lebih banyak latihan. Permainannya belum ada di level permainan Barca secara umum.

Maxwell Andrade – 6

Menggantikan Puyol di belakang. Tak banyak yang bisa dinilai darinya kecuali bahwa Maxwell tak membuat satu kesalahanpun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar