Jumat, 09 September 2011

Sergio Busquet, Melejit Bagai Meteor!

Sergio Busquet bersama teman-teman Timnas Spanyol

CULES BARCA - Tiga tahun lalu, penggemar bola khususnya Barca tak terlalu banyak tahu siapa itu Sergio Busquet. Sekarang, tiga tahun sesudahnya, Busquet bermetamorfosis menjadi pemain tangguh, menjadi seorang pemain utama untuk skuad FC Barcelona dan Timnas Spanyol.
Dia adalah pemain yang memenangkan semua kompetisi, baik di level klub dan di level internasional. Satu gelar yang masih belum digenggamnya adalah Piala Eropa, yang sangat mungkin akan direbut Spanyol lagi tahun depan.

Kebangkitan Sergio Busquet di level klub sangatlah luar biasa, sangat sempurna. Pep Guardiola mengawalinya ketika dia memutuskan untuk mencadangkan Yaya Toure dan menjadikan Busquets sebagai starter reguler.

Keputusan brilian dari Pep yang pada akhirnya mengantarkan Busquet sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di dunia saat ini. Dan seperti biasa, keputusan Pep selalu benar. (Saya pribadi dulu merasa ragu dengan sosok Sergio ini. Orangnya kurus seperti kurang punya keseimbangan, tapi ternyata dia bisa sangat padu di tengah bersama Iniesta dan Xavi! Great!)

Busquets pada awalnya memang cenderung membuat beberapa kesalahan, seperti layaknya seorang debutan, tapi tak perlu waktu lama baginya untuk segera "nyetel" dengan filosofi lini tengah Barca. Di akhir musim, Busquet langsung menjadi pilihan utama di Timnas Spanyol untuk ajang Piala Dunia. Sergio bermain hampir di seluruh menit yang dimainkan Spanyol di ajang Piala Dunia. (30 menit dia tidak dimainkan ketika Spanyol kalah lawan Swiss).

Dalam bermain, Busquets menjadikan semuanya tampak menjadi mudah dan tak perlu "ngoyo". Semua pergerakan yang dia lakukan sangat-sangat efektif. Penempatan posisi dan kemampuannya untuk membaca permainan sungguh menakjubkan, dan dia - seperti dikatakan Xavi -  adalah "pemain satu sentuan" terbaik di dunia. Selain itu, kemampuan mar-marking-nya juga baik.

Kenyataan menakutkan lainnya adalah bahwa pemain jangkung ini maasih berumur 23 tahun! Sedemikian bagusnya Busquets sehingga pemain kelas dunia macam Toure dan Macherano terlihat canggung bermain di posisi Busquet sekarang ini.

Sekarang ini, susah membayangkan Barcelona tanpa Busquets, sama susahnya seperti membayangkan FC Barcelona tanpa Pep Guardiola. Banyak gelandang tangguh bermunculan sesudah era Pep di Camp Nou, tapi Busquets adalah yang paling punya karakter untuk menjadi pewaris Pep. Sulit untuk menyangkal kesamaan gaya yang ditampilkan Pep dan Busquet sekarang ini. Pernyataan paling terkenal datang dari seorang Vicente Del Busque: "Jika saya punya pilihan untuk menjadi seorang pesepakbola, saya ingin menjadi seperti Busquet."

Bukan hanya bahwa Busquets telah menjadi pemain kelas dunia, tapi juga kenyataan lain adalah dia sudah sampai pada titik kematangannya di usia 23, baik di dalam dan di luar lapangan. Musim lalu, dia diserang secara verbal (racism, dll) dari seluruh penjuru lapangan ketika Barca menghadapi MU di Wembley, tapi alih-alih menanggapi semua itu dengan tindakan bodoh, dia tetap tenang dan justru menunjukkan gayanya sebagai penipu ulung yang mampu membuat Rooney dan kawan-kawan pusing tujuh keliling. (kalimat terakhir tambahan saya pribadi :D )

Dia tampak sama sekali tak terpengaruh dengan semua itu. Inilah yang membuatnya dinilai sebagia sosok yang kuat dan dewasa.

Makin banyaknya orang yang mencela dia justru makin menunjukkan bagaimana Busquet sukses memainkan perannya baik di klub dan di tim nasional. Dia telah menjadi pemain yang seolah tak tergantikan. Pencela bisa berkata apapun, tapi Sergio terus melangkah menjadi pemain kelas dunia yang disegani.

Kebangkitan karir Sergio Busquets sungguh cepat layaknya meteor, seperti sebuah dongeng. Dia telah beranjak menjadi seseorang yang bukan siapa-siapa menjadi seorang juara dunia hanya dalam hitungan bulan, tetapi karirnya belumlah sampai puncak. Dengan usianya yang masih muda, masa depan cerah menunggunya, baik bersama Barca atau Timnas.

Sergio Busquets punya segalanya untuk bisa menjadi legenda Barcelona, dalam didikan Pep, gelandang bertahan terbaik dalam sejarah Barcelona. Moment terbaik bagi Busquet sesungguhnya belum benar-benar datang. Langit adalah batas baginya!. (cules barca)

catatan editor: tulisan di atas diterjemahkan dari artikel karya Manuel Traquete @Manueltraquete di totalbarca.com.

1 komentar:

  1. It's a very good article, I agree with you. Busquet is a very good player. He has a technic and beautifull skill in playing football. He also almost kept the ball and helped the defense. With busquet, the Barca's games look very save to me.

    BalasHapus