Kamis, 20 Oktober 2011

Barcelona vs Viktoria Plzen: Messi tak Beruntung, Barca Menang 2-0

Iniesta bersama rekan-rekannya merayakan gol

CULES BARCA - Iniesta melihat Messi berdiri tenang di depan kotak penalti. Satu umpan darinya dikembalikan lagi oleh Messi, lagi umpan, eh Messi kembalikan lagi. Bayangkan gerakan ini dilakukan di tengah kerebutan pemain lawan. Umpan balik terakhir dari Messi kali ini dengan satu gerakan tipuan, Iniesta mengarahkan badannya ke arah gawang. Satu tendangan kaki kiri, tak harus kuat, tapi terarah, dan gol!!!!!

Itulah gol pembuka Barcelona yang dicetak oleh Iniesta di menit 10 saat menghadapi Viktoria Plzen pada pertandingan fase Group H, di Nou Camp, Rabu dini hari tadi. Gol kedua Barca selanjutnya dicetak David Villa pada menit ke-82.

Secara umum, Barcelona bermain cukup bagus hari ini. Hanya saja, kesialan terus menaungi Messi, yang banyak membuat peluang emas. Mulai dari tembakan membentur tiang gawang dua kali, berhasil melewati kiper tapi dijatuhkan lawan, hingga bek-bek lawan yang memang tampak sangat kasar terhadap bocah ajaib itu. Wasit pun tampak tak peka dengan situasi ini. Jelas-jelas Messi dilanggar, tapi peluitnya tetap saja tak dibunyikan.

Messi sungguh-sungguh tak beruntung malam ini. Tapi apa jadinya ketika seorang pemain terbaik dunia sedang tidak beruntung? Tetap, satu assist dan satu pergerakannya memberikan sumbangan besar bagi dua gol Barcelona.

Jalannya Pertandingan

Begitu peluit tanda kick off berbunyi, Barcelona langsung melakukan tekanan ke jantung pertahanan tim tamu. David Villa sempat melakukan shot pada menit kedua dan Dani Alves pada menit ketiga. Usaha Villa berhasil digagalkan Marek Cech, sementara tembakan Alves meleset dari sasaran.

Plzen kemudian bermain lebih agresif mengejar dan berusaha merebut bola. Dalam sejumlah kesempatan, mereka mampu mematahkan serangan tuan rumah dan melancarkan serangan balik.

Meski usaha lawan tak sampai sangat membahayakan, Barcelona sempat kerepotan mengalami kesulitan mengembangkan permainan. Namun, dalam tempo relatif singkat, mereka mampu mengendalikan keadaan dan akhirnya unggul berkat gol Andres Iniesta pada menit kesepuluh.

Setelah menguasai umpan hasil kerja sama satu dua dengan Lionel Messi di kotak penalti lawan, Iniesta mengontrol bola dan menembakkan bola masuk gawang Marek Cech.

Setelahnya, kedua kubu beberapa kali bertukar serangan. Namun, koordinasi permainan Barcelona lebih baik sehingga selain mampu mematahkan serangan lawan di tengah jalan. Mereka juga konsisten menciptakan peluang.

Pada menit ke-14 dan ke-17, misalnya, David Villa dan Pedro bergantian melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti yang meleset dari sasaran. Sebuah tembakan akurat dari Lionel Messi pada menit ke-28 juga gagal membuahkan gol akibat aksi penyelamatan Marek Cech.

Barcelona mampu menjaga dominasi dan cukup konsisten menciptakan peluang. Namun, mereka terus bermasalah dengan akurasi tembakan sehingga, meski tak terancam, gagal menambah gol sampai peluit turun minum berbunyi.

Barcelona kembali mengambil inisiatif menyerang begitu babak kedua dimulai. Tanpa kesulitan, Barcelona mendominasi permainan dan konsisten menciptakan peluang.

Pada menit ke-54 dan ke-60, misalnya, Lionel Messi melepaskan tembakan yang masing-masing dimentahkan Marek Cech dan membentur tiang gawang.

Meski begitu, Barcelona terus menekan dan akhirnya menambah gol melalui David Villa pada menit ke-82. Gol bermula dari lepasnya bola dari penguasaan Lionel Messi di kotak penalti. Villa menyambar bola dengan tendangan kaki kiri yang membuat bola melesat masuk sudut kanan bawah gawang Marek Cech.

Keunggulan 2-0 tak membuat Barcelona mengendurkan serangan. Namun, mereka gagal menambah gol sampai peluit berbunyi panjang.

Selama 90 menit, Barcelona menguasai bola sebanyak 71 persen dan menciptakan empat peluang emas dari 18 usaha. Adapun Plzen sama sekali tidak melepaskan tembakan ke gawang Victor Valdes. (culesbarca.com/kompas.com)

Susunan pemain
Barcelona: Victor Valdes; Eric Abidal, Javier Mascherano, Adriano; Sergio Busquets, Andres Iniesta (Seydou Keita 85), Xavi; David Villa (Isaac Cuenca 88), Lionel Messi, Pedro

Plzen: Marek Cech; David Bystron, Marian Cisovsky, David Limbersky, Frantisek Rajtoral; Pavel Horvath, Petr Jiracek, Vaclar Pilar (Martin Fillo 75), Milan Petrzela (Vladimir Darida 86); Marek Bakos (Michal Duris 58), Daniel Kolar

Wasit: Aleksandar Stavrev

Tidak ada komentar:

Posting Komentar