Sabtu, 15 Oktober 2011

Jual Buku: Messi by Luca Caioli, Boy Who Became A Legend

Judul: Messi, The Inside Story of The Boy Who Became A Legend
Penggarang: Luca Caioli
Tebal: 249 halaman
Penerbit: Corithian Books
Bahasa: Inggris
Harga: Rp 210.000
            Rp 190.000
Tertarik dengan buku ini?  
Kirim sms ke 085757214969




catatan: Di jendelailmu.com, harga buku ini tertulis dijual Rp 74.000, tapi total yang harus Anda bayar pada saat membeli adalah Rp 209.000.

Review
Tak ada yang tampak istimewa dari penampilan fisik seorang Lionel Messi, bicaranya pun datar-datar saja, kurang ekspresif dan cenderung lebih banyak diam. Postur tubuhnya juga pendek untuk ukuran tubuh pemain bola Eropa, 169 centimeter. Btw, untuk ukuran orang Indonesia, sebenarnya tak terlalu pendek. Tinggi badan saya saja 173 centimeter, dan lingkungan sekitar saya menyebut saya "tinggi".

Tapi semua hal itu seolah terlupakan jika orang sudah melihatnya bersama bola. Di dunia sekarang ini, hanya Messi-lah satu-satunya pemain yang namanya disanding-sandingkan dengan legenda dunia macam Maradona dan Pele. Messi juga berpotensi besar menjadi pemain terbaik dunia untuk kali ketiga berturut-turut.

Anda boleh mengatakan Cristiano Ronaldo dan Roney sebagai seorang pemain hebat, tetapi siapa yang banyak dibicarakan sebagai manusia dari planet lain? Ya, Messi punya level tersendiri di antara banyak pemain bintang yang lain. Messi berada di luar kotak itu.

Dua kali Manchester United diperdaya oleh mahluk kecil ajaib ini. Pertama saat Final Liga Champions 2009 dan kedua pada 2011 di ajang yang sama. Dua kali pula Messi menjadi pencetak gol dan mengantarkan Barca meraih trofi si Kuping Besar Liga Champions.

Seorang wartawan Olahraga Luca Calioli merangkum perjalanan hidup Lionel Messi mulai dari Rosario hingga Camp Nou, dilengkapi dengan wawancara-wawancara eksklusif dengan orang-orang dekat Messi seperti mantan pelatihnya Frank Rijkaard, Zambrota, Pablo Zabaleta, dan lain-lain.

Pada bab 20 dengan judul ‘Leo and Diego,’ Luca Caioli menulis: ‘’Pelatih Arsenal Arsene Wenger tak punya keraguan tentang sosok Messi. ‘Messi is like Maradona but with a turbo attached to his feet (Messi seperti Maradona tetapi dilengkapi turbo yang tertempel di kakinya, juga Franz Beckenbauer: ‘ When we see him run with the ball we are reminded of Diego Maradona at his best, with good reason (ketika kita melihat dia berlari dengan bola kita teringat akan Diego Maradona dalam penampilan terbaiknya.’

Tapi, Messi bukanlah Maradona. Dia manusia yang dikenal karena pribadinya yang rendah hati dan memainkan bola dengan hati. Messi jauh dari pemberitaan miring di luar lapangan. Messi adalah role model bagi banyak kaum muda di dunia. Acungan jari kedua tangannya selalu menengadah ke langit tiap kali dia mencetak gol. Seolah dia ingin mengatakan, semua yang dicapainya adalah persembahan bagi Dia yang memberinya hidup. (culesbarca.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar