Minggu, 23 Oktober 2011

Kunci Madrid Kalahkan Barca, Main Kasar dan Rekrut Varas!

Kiper Sevilla Javi Varas
CULES BARCA - Luar biasa, gempuran pasukan Catalan selama 94 menit ke jantung pertahanan Sevilla tetap tak bisa membuahkan satupun gol bagi Messi dan kawan-kawan.

Bermain dengan strategi ultra-bertahan, Sevilla mampu memaksa Barca bermain seri. Sevilla "butuh" 10 kartu dan penampilan gemilang kiper Javi Varas untuk dapat menahan gempuran Barca. Tampaknya ini akan menjadi pembenaran lagi bagi Mourinho untuk melawan Barca; bermain keras dan kalau perlu kasar. Cukupkah? Tidak, Mourinho masih harus merekrut kiper Javi Varas. Dua kombinasi ini sudah terbukti membuat blaugrana pusing tujuh keliling.

Hampir semua pemain Sevilla terkena kartu, termasuk kiper Javi Varas. Sedangkan kartu merah diberikan kepada Frederic Kanoute dan Fernando Navarro.

Pengorbanan itulah yang membuat Sevilla mampu menahan Barcelona di Camp Nou 0-0 pada lanjutan Liga BBVA, Sabtu atau Minggu (23/10/2011) dini hari WIB. Sebuah gambaran permainan keras, juga usaha berat.

Namun, lini pertahanan Sevilla pantas mendapat acungan jempol. Mereka mampu meredam setiap serangan Barcelona, meski terkadang harus bermain keras dan bahkan cenderung kasar.

Selain itu, penampilan kiper Javi Varas juga pantas mendapat pujian. Dia bekerja keras, berjibaku, dan jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya. Beberapa kali dia menggagalkan bola tendangan Lionel Messi, Andres Iniesta, David Villa, Pedro, Adriano, Xavi dan lainnya.

Yang paling dramatis penyelamatan yang dilakukan Varas di masa injury time. Bagaimana tidak. Barcelona mendapatkan hadiah penalti dan sang penendang adalah Lionel Messi, bintang utama yang sekaligus Pemain Terbaik Dunia.

Gemuruh soak-sorai di Stadion Camp Nou membahana. Ribuan suporter Barca seolah yakin 100 persen, Messi akan menaklukkan Varas.

Dengan kaki andalannya, kaki kiri, Messi melepaskan tendangan penalti ke sisi kiri gawang Varas. Tapi, kiper 29 tahun itu mampu mengantisipasi dan menepisnya. Gawang Sevilla pun aman dari kebobolan. Inilah penentu akhir keberhasilan Sevilla menahan Barca 0-0.

Namun, sebelum tendangan itu, muncul keributan. Frederic Kanoute tiba-tiba memburu Cesc Fabregas dan memarahinya. Lalu, muncul pemain lain yang menonjok wajah Fabregas. Wasit bertindak cepat, mengusir Kanoute dengan kartu merah.

Ketika masih ada sedikit kesempatan, Barca mencoba menekan. Fernando Navarro terpaksa melakukan pelanggaran keras kepada Pedro yang mencoba menusuk. Dia pun terkena kartu merah.

Itu semua tak lepas dari pengorbanan para pemain Sevilla untuk menahan ganasnya Barcelona. Kesuksesan itu membuat Barcelona tergelincir ke posisi kedua dan takhtanya di puncak klasemen terpaksa diberikan kepada Real Madrid yang sebelumnya menang 4-0 atas Malaga. (culesbarca.com/kompas.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar