Senin, 03 Oktober 2011

Pep Guardiola: Kami tak Bermain Cemerlang Lawan Gijon

CULES BARCA - Guardiola tampak kalem, sorot matanya menatap tajam seusai peluit panjang berbunyi. Ada perasaan senang timnya bisa menang atas Gijon, tapi perasaan gundah itu tetap tak bisa dia tutupi. Pertandingan tadi sangat mungkin berakhir seri lagi, mengulang kutukan selalu seri di pertandingan tandang musim ini.

Lagi, anak asuhnya kembali harus berhadapan dengan strategi bertahan. Seperti sudah dia duga, melawan Gijon di kandangnya sendiri selalu jadi ujian melatih kesabaran. Syukurlah, kendati hanya melesakkan satu gol, pasukkanya bisa pulang ke Camp Nou dengan kepala tegak. Terlebih, Barcelona kali ini menduduki puncak klasemen, setelah Betis disingkirkan Levante.

Pep melihat sendiri, bagaimana anak asuhnya mati-matian mengejar bola di Stadion El Molinon. Kemenangan 1-0 ini menurutnya sangat pantas. Bagaimana tidak? Barca berhasil menguasai bola sebanyak 76 persen dan menciptakan empat peluang emas dari 14 kali usaha, termasuk di antaranya tembakan keras Villa dan sundulan Messi yang berhasil diselamatkan oleh Kiper Gijon Colinas.

Pun demikian, Pep memberi catatan timnya tidak dalam performa terbaiknya, tidak lain karena strategi bertahan lawan. Ini benar-benar membuat ruang gerak pemain Barca terasa begitu sempit.

"Kami bertemu tim hebat seperti Sporting gijon, dengan banyak orang di belakang, sangat dekat satu sama lain. Tidak ada banyak ruang karena mereka menutup dengan sangat baik," kata dia sesudah pertandingan.

"Setiap kali kami bertanding setelah laga Liga Champions, kami selalu merasa segala sesuatu berjalan sulit. Kami bermain baik di 30 menit pertama," demikian seperti dilansir goal.com.

"Kami tidak bermain gemilang karena Sporting bermain dengan sangat bagus, tetapi kami mengontrol pertandingan dan mereka tidak membuat banyak peluang," tutur Pep.

Barcelona seharusnya mendapat penalti ketika Lionel Messi dilanggar di kotak penalti. Tayangan ulang menunjukkan pemain lawan menendang kaki Messi dari belakang oleh Botia. Soal ini, Guardiola secara tegas menjawab Messi bukanlah pemain yang suka berpura-pura (diving).

"Aku tidak melihat kejadian saat itu, tetapi tiap orang tahu bahwa Messi jatuh karena dia dilanggar," ucapnya. (culesbarca.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar