Rabu, 26 Oktober 2011

Xavi Antarkan Barca Raih 3 Point atas Granada

Xavi berhasil mengantarkan Barca meraih tiga point penuh dari Granada

CULES BARCA - Mata Xavi tajam megincar satu tujuan: gawang. Di sampingnya berdiri Alves dan Messi, dua pemain yang punya tendangan bebas mumpuni, tapi kali itu dia berpikir harus dirinya sendirilah yang mengambil kesempatan itu.

Feelingnya terbukti benar, satu tendangan keras melengkung di menit ke-33 menghujam masuk ke kiri atas gawang Granada. Gol! 1-0, itulah satu-satunya gol yang tercipta pada laga lanjutan Liga BBVA, Rabu (26/10/2011) dini hari WIB.

Betul, melawan Granada sungguh bukan hal yang mudah. Jika tanpa gol Xavi, sangat mungkin kedudukan akan 0-0 hingga pertandingan usai.

Kali ini Pep Guardiola pantas banyak berterima kasih kepada Xavi. Messi, entah mengapa, masih di bawah penampilan terbaiknya. Pemain terbaik dunia itu banyak membuat kesalahan dan kehilangan bola. Satu tanda jelas bahwa keberuntungan tak berada di pihaknya adalah peluang 99,99 persen gol yang digagalkan pemain Granada, tepat ketika bola sudah di atas garis putih gawang.

Barca kali ini juga harus kehilangan Pedro yang cedera. Semoga tidak parah. Kembalinya Fabregas dan masuknya Cuenca sejak menit awal menjadi pemandangan tersendiri yang menarik. Sekali lagi Barca membuktikan, produk La Masia-nya memang unggulan.

Kemenangan ini membuat Barca memuncaki klasemen dengan torehan 21 poin. Dengan catatan, mereka unggul lebih banyak jumlah bermain. Madrid dan Levante masih akan bermain Kamis besok.

Jalannya Pertandingan
Di babak pertama, Barcelona sebenarnya mendominasi laga. Menurut data dari Soccernet, Barcelona menguasai 79 persen penguasaan bola dan melayangkan delapan kali percobaan (tiga diantaranya menemui sasaran).

Meski mendominasi, tim tamu kerap gagal menembus gawang Granada yang memang dikawal ketat oleh para pemainnya. Kiper Granada, Roberto, layak disebut pahlawan pada babak ini karena berhasil mengagalkan dua peluang dari Barcelona.

Barcelona baru bisa membuka keunggulan pada menit ke-33. Bola hasil eksekusi bola Xavi Hernandez dari luar kotak penalti tak mampu dihalau oleh Ricardo. Bola meluncur mulus ke sisi kanan gawang Granada.

Pada babak kedua, Granada coba bangkit. Namun, usaha mereka untuk mengejar ketertinggalan menemui hambatan. Di menit ke-53, Granada harus bermain dengan sepuluh orang serelah Jaime Romero Gomez mendapat kartu kuning kedua karena melanggar Maxwell.

Namun, Barcelona juga mendapat pukulan di saat yang sama. Striker mereka, Pedro Rdoriguez terpaksa ditarik keluar karena mengalami cedera. Saat bertarung dengan salah satu pemain Granada, Pedro salah jatuh dan kemudian mengerang kesakitan sambil memegang engkel kaki kirinya.

Barcelona coba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Beberapa kali mereka melepaskan ancaman ke gawang Granada. Namun, peluang mereka selalu berhasil digagalkan oleh pemain tuan rumah.

Termasuk peluang yang didapat oleh Cesc Fabregas pada menit ke-65, di mana tendangan kaki kiri mantan pemain Arsenal tersebut masih bisa diblok oleh Ricardo. Begitu pula dengan ancaman dari Isaac Cuenca yang berhasil dipatahkan oleh Ricardo.

Jelang laga berakhir, Granada tampil penuh semangat untuk mencetak gol penyama kedudukan, namun petaka menimpa mereka di menit tambahan. Granada harus kehilangan satu pemain lagi setelah Daniel Benitez menerima kartu merah karena melakukan protes berlebihan kepada wasit.

Namun, hal ini tak mengubah keadaan. Barcelona tetap menang 1-0 hingga peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan. (culesbarca.com/kompas.com)

Susunan pemain
Granada: Roberto, Mainz, Inigo Lopez, Guillherme Siqueira, Allan-Romeo Nyom, Moreno Mikel Rico, Fran Rico (Yohann Mollo 79), Daniel Gonzalez Benítez, Abel, Ikechukwu Uche (Alexandro Geijo 64), Jaime Romero Gomez

Barcelona: Victor Valdes, Eric Abidal, Javier Mascherano, Maxwell, Dani Alves, Sergio Busquets, Cesc Fabregas (Andres Iniesta 71), Xavi (Seydou Keita 84), Isaac Cuenca, Lionel Messi, Pedro (David Villa 56)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar