Rabu, 02 November 2011

Viktoria Plzen vs Barcelona: Messi 3 Gol, Barca Cukur Viktoria 4-0

Messi mencetak gol ke gawang Viktoria Plzen


CULES BARCA - Messi berlari ke arah bola di depan kotak penalti lawan. Di sana sudah ada Pique membelakangi gawang. Satu sentuhan backheel dari Pique membuat bola meluncur indah ke arah lintasan lari Messi. Setelah dengan mudah mengecoh kiper Viktoria, Messi kemudian menghantarkan bola ke jala lawan.

Itulah gol ketika Messi saat Barca bertandang ke markas Viktoria Plzen dinihari ini. Ini sekaligus menandai hat-trick Messi yang ke-14 untuk Barca di semua kompetisi, sekaligus hat-trick Messi kedua berturut-turut setelah sebelumnya Messi Cs menghancurkan Mallorca dengan skor "La Masia" 5-0.

Ya, Inilah matchday keempat fase Grup H, di Synot Tip Arena, Selasa (1/11/2011). Dengan demikian, Barcelona memastikan diri lolos ke16 besar karena dengan dua laga tersisa, menguasai klasemen dengan sepuluh poin atau unggul delapan angka dari BATE Borisov di tempat ketiga. Barca juga sementara berada di puncak klasemen karena sebelumnya Milan ditahan imbang BATE Borisov 1-1.

Pasukan Catalan bermain dengan sangat baik pada pertandingan kali ini, kendati tanpa dua pemain kunci Xavi dan Iniesta. Banyak peluang yang dibuat Messi dan Fabregas. Jika mau jujur, skor mungkin bisa lebih dari lima gol. Fabregas punya dua peluang emas (satu jadi gol), Messi punya dua hingga tiga peluang emas yang tidak menjadi gol.

Menarik diamati bahwa Pep kini punya banyak alternatif pemain tengah untuk menggantikan Xavi dan Iniesta, dan tentu saja dengan kualitas yang tak kalah bagusnya. Mari kita hitung satu-satu: Xavi, Iniesta, Fabregas, Thiago, Keita, dan Busquets.

Di bagian depan, Fabregas juga kini punya Alexis Sanchez dan Cuenca untuk rotasi pemain selain Villa dan Pedro. Messi? yang satu ini tak tergantikan :D. Skuad musim ini lebih "gemuk" dan lebih baik dibandingkan skuad musim lalu yang terlalu ramping. Total Barca mengeluarkan 21 tembakan ke gawang Viktoria Plzen. 12 di antaranya mengarah ke gawang.

Satu pemain yang saya tunggu-tunggu penampilannya, Sanchez,  akhirnya dimainkan oleh Pep. Kendati dimainkan sebentar, Sanchez berperan dalam proses terjadinya gol ketika Messi. Dia menerima umpan dari Messi untuk kemudian diteruskan ke Pique. Nama terakhir kemudian memberikan umpan back-heel indah ke Messi yang kemudian dikonversi menjadi gol.

Jalannya Pertandingan
Meski berstatus tim tamu, Barcelona tak tampak mengalami kesulitan mengontrol permainan sejak awal, tetapi kesulitan menembus jantung pertahanan Plzen.

Lionel Messi dan Thiago berusaha memecah kebuntuan dengan tembakan jarak jauh pada menit ketujuh dan ke-11. Sementara eksekusi Messi dijinakkan Roman Pavlik, tembakan Thiago meleset dari sasaran.

Di tengah tekanan tim tamu, Plzen berhasil meloloskan serangan, yang berujung dua ancaman beruntun dari Milan Petrzela dan Daniel Kolar pada menit ke-17. Eksekusi Petrzela bisa diantisipasi dengan baik oleh Valdes dan tembakan Kolar melenceng dari target.

Barcelona membenahi koordinasi pertahanan dengan tetap menjaga determinasi lini depan. Setelah tembakan Cesc Fabregas pada menit ke-21 diantisipasi Pavlik, Barcelona mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Marian Cisovsky kepada Messi, yang juga berbuah kartu merah.

Messi yang dipercaya melakukan eksekusi melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah gawang, yang gagal diantisipasi Pavlik. Itu adalah gol ke-200 Messi untuk Barcelona.

Tanpa mendapat perlawanan berarti, Barcelona terus melakukan tekanan. Peluang demi peluang tercipta dari Dani Alves, Adriano dan Messi, tetapi tak satu pun membuahkan gol kedua, sampai Messi berhasil melesakkan umpan Adriano masuk sudut kiri bawah gawang Pavlik pada menit ke-45, yang diikuti bunyi peluit turun minum.

Plzen berusaha bangkit di babak kedua, dengan bermain lebih agresif. Namun, Barcelona mampu membangun kooordinasi permainan lebih baik, sehingga cukup mampu meredam serangan lawan, sambil sesekali menciptakan ancaman.

Setelah tembakan jarak jauh Pavel Horvath diblok Victor Valdes pada menit ke-51, Barcelona menciptakan dua peluang melalui Lionel Messi dan Thiago Alcantara.

Pavlik mampu mementahkan kedua tembakan itu, tetapi ia gagal menghalau bola hasil tandukan Fabregas yang memanfaatkan umpan Cuenca pada menit ke-72.

Selain nyaris tak terancam, Barcelona masih mampu menciptakan sejumlah peluang yang tak kunjung membuahkan gol ketiga, sampai Lionel Messi memanfaatkan umpan Gerard Pique untuk menaklukkan Pavlik pada masa injury time, yang disusul bunyi peluit tanda berakhirnya pertandingan. (culesbarca.com/kompas.com)

Viktoria Plzen: Roman Pavlik; David Bystron, Marian Cisovsky, David Limbersky, Frantisek Rajtoral; Pavel Horvath (Radim Reznik 78), Petr Jiracek, Vaclar Pilar, Milan Petrzela; Marek Bakos (Frantisek Sevinsky 25), Daniel Kolar (Michal Duris 68)

Barcelona: Victor Valdes; Carles Puyol, Gerard Pique, Eric Abidal (Alexis Sanchez 73), Dani Alves (Maxwell 71); Thiago, Sergio Busquets (Seydou Keita 65), Cesc Fábregas; Isaac Cuenca, Lionel Messi, Adriano Wasit: Robert Schorgenhofer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar