Selasa, 23 Agustus 2011

2. Iniesta, Xavi, Messi

(Klik tanda panah untuk melihat sambungan artikel)

2 dari 5



2
Lionel Messi, Xavi Hernandez dan Andrés Iniesta adalah trio maut yang mungkin paling dibenci oleh Marcelo dan Pepe (Madrid). Ketiganya selalu membuat kedua pemain Madrid yang dikenal kasar itu terus menerus menjadi pencundang.

1 Messi

(Klik tanda panah untuk melihat sambungan artikel)

2 dari 5

1

Satu kebenaran yang tak dapat disangkal adalah bahwa Barcelona saat ini memilik satu pemain yang terus menerus mencapai pencapaian tertinggi dalam sepak bola modern: Lionel Messi.

5 Alasan Kenapa Real Madrid Akan Tetap Nomor 2 di Bawah Barcelona Musim Ini







FC BARCELONA INDONESIA - FC Barcelona, tak diragukan lagi telah mendominasi tanah Eropa dan dunia dalam beberapa tahun terakhir. Mengoleksi tiga gelar La Liga secara berturut-turut, dan dua kemenangan di Liga Champion dalam tiga tahun terakhir menegaskan cerahnya halaman sejarah mereka.

Rasanya, Pep Guardiola dan anak asuhnya masih terus haus gelar dan ingin sekali lagi dan sekali lagi menunjukkan pada dunia pencapaian terbaik yang bisa dilakukan sebuah tim sepak bola, tetapi rival abadi mereka Real Madrid tidak mau begitu saja duduk dan menonton. Barcelona akan selalu dihantui Madrid.

Posisi José Mourinho dan Real Madrid sangat jelas berada di nomor dua sekarang, setidaknya sampai mereka bisa mengalahkan Barcelona di La Liga dan di Liga Champions. Menjadi yang kedua bagi Madrid tentunya adalah suatu hal yang sangat tidak mengenakkan, terutama ketika nomor satunya adalah Barcelona.

Manajemen Real Madrid sadar betul para fans Madrid akan lebih percaya diri jika timnya mampu melengserkan El Barca dari singgasananya sekarang ini. Ok, kemarin Catatan Cules sudah membahas 5 alasan kenapa Madrid bisa menyalip Barca musim ini, berikut ini adalah 5 alasan kenapa Madrid tetap akan menjadi yang kedua musim ini. Klik NEXT untuk menelusuri kelima alasan.



(Klik tanda panah untuk melihat sambungan artikel)

1 dari 5

Barcelona Hajar Napoli Tanpa Ampun


FC BARCELONA INDONESIA - Barcelona menunjukkan dirinya masih sulit dikalahkan kendati menggunakan beberapa pemain lapis kedua. Menjamu Napoli di perhelatan Joan Gamper.  Barcelona membukukan 5 gol tanpa balas lewat aksi Fabregas (Adriano assist), Keita (Iniesta assist), Messi dua gol (assist Abidal dan Pedro), dan Pedro sendiri satu gol.

Sejak menit awal hingga peluit setengah babak berbunyi, Barcelona terus menakan Napoli melalui pergerakan Iniesta, Fabregas dan Thiago.

Melihat permainan 4 gelandang, Keita, Iniesta, Thiago dan Fabregas di tengah rasanya menarik juga. Lebih aktraktif, lebih variatif serangan, kiri kanan tengah. Wuihhh, bingung tu bek Napoli.


Menit-menit awal Barcelona menguasai jalannya pertandingan. Cesc dijatuhkan di kotak penalti pada menit ke tiga, tetapi wasit tak menilai itu sebagai pelanggaran bearti. Tak ada penalti Fab.

El Barca terus menguasai jalannya permainan, dan tak membiarkan Napoli menguasai bola, bahkan untuk sedetikpun!

Lavezzi menggocek bola di menit ke-5, umpan silang, tapi kurang sempurna.

Adriano-Iniesta-Adriano, serangan Barca dari kiri, kanan, tengah. Menit ke-8, Fabregas mencoba tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, tapi terlalu lemah.

Tak lama, justru Barcelona yang kebobolan lewat aksi Cavani. Sungguh gol salto yang indah. Sayang bendera kuning terlebih dulu dikibarkan.

Menit 14' Fabregas umpan ke kotak penalti pffff, terlalu deras Fab!

Belum ada ancaman berarti dari Barcelona. Tampaknya Napoli belajar dari Madrid, menerapkan high devensife line.

Menit 16' Barca tertekan, tapi tidak ada percobaan tembakan dari Napoli.

Fabregas mencoba memainkan peran Xavi di tengah, cuma bedanya Fab agak lebih maju ke depan, sementara Thiago dan Iniesta berkreasi di kanan dan kiri pertahanan Napoli.

Menit 18' Peluang emas bagi Fabregas! Tinggal berhadapan dengan kiper. Sayang, melenceng jauh. Guardiola pun sampai memegang kepalanya yang plontos karena gemes.

Menit 23' serangan dari sisi kanan, Thiago, gagal.

Lionel Messi tampak duduk di bangku cadangan di belakang Guardiola. "Aku main nggak ya nanti," pikirnya.

Lovely ball from Fabgreas to Montoya, menit ke 23.

GOL!!!!! FABREGAS, assist oleh Adriano. Akhirnya, yang ditunggu-tunggu para cules sedunia.

Menit berikutnya, Napoli mencoba menekan. PINTO! great save, menit 25'. Lavezzi berlari kencang tak terkejar mencoba melakukan shot, untung masih ada Pinto.

Fabregas mulai menemukan sentuhannya.


GOLLLL!!!! KEITA, assist by Iniesta!

Menit 32, Napoli menyerang, Pinto mengamankan. Menit 33, Villa kena perangkap off side.

Fabregas, Thiago, just simply fantastic!

Barca terus haus gol, sama sekali tidak mengendorkan serangan. Pemain-pemain muda Barca ingin unjuk gigi dan kaki.

Pelanggaran menit 35. Lavezzi dapat kartu kuning, agak marah-marah sama wasit.

Iniesta, Adriano, Villa! Pemain yang disebut terakhir gagal menyelesaikan menjadi gol.

Memasuki lima menit terakhir babak pertama. Barcelona masih terus menekan. Iniesta, Thiago, Montoya, Fabregas, umpan manis ke Iniesta. Pergerakan ciamik dari INiesta, sayang nggak bisa jadi gol, kiper keburu mengambil bola.